8 Cara Menghemat Air yang Mudah dan Efektif

Air adalah salah satu sumber daya utama yang menjadi kebutuhan bagi kelangsungan hidup manusia. Namun tanpa kita sadari, manusia seringkali membuang-buang air begitu saja dan akhirnya nominal tagihan air yang besar tidak dapat dihindari oleh banyak orang.

Oleh karena itu, diperlukan kesadaran diri untuk melakukan penghematan air. Selain untuk menghindari tagihan yang membengkak, langkah penghematan air ini penting untuk menjaga kelestarian air agar tetap tersedia air yang bersih dan sehat. Berikut ini beberapa cara menghemat air yang Anda terapkan di rumah.

8 Tips Cara Menghemat Air yang Perlu Anda Lakukan

1. Mandi dengan Shower

Cara Menghemat Air Dengan Mandi dengan Shower

Salah satu cara menghemat air yang tidak kita sadari adalah penggunaan shower kamar mandi di rumah Anda. Dengan sistem pancuran yang sudah dimodifikasi, ternyata produk shower kamar mandi dapat menghemat air sebesar 35% atau sekitar 35.000 liter air bersih per tahun, bahkan bisa juga lebih. Selain shower, water closet atau toilet juga memberikan pengaruh cukup besar dalam pembuangan air. Dengan Anda mengganti toilet lama dengan produk yang lebih efisien ternyata menyumbang penghematan air hingga 62.000 liter per tahun. Anda juga disarankan untuk tidak lagi menampung air pada bak mandi dan beralih menggunakan shower juga toilet dual flush. Tapi, perlu diperhatikan juga untuk menyalakan shower saat dibutuhkan saja ya misalnya nyalakan hanya untuk saat membilas rambut dan jangan nyalakan saat masih menggunakan sabun.

2. Mematikan Keran Jika Tidak Digunakan

Cara Menghemat air dengan Mematikan Keran Jika Tidak Digunakan

Poin kedua ini tidak dapat dipungkiri menjadi salah satu hal yang seringkali terlupakan. Tidak menutup rapat keran setelah digunakan sehingga air dapat terbuang sia-sia. Nah, hal yang tampak sederhana ini bisa menjadi penyebab pemborosan air akibat keteledoran kita. Mulai dari sinilah, Anda dapat melakukan target penghematan air. Setiap setelah menggunakan keran air, pastikan Anda untuk sudah menutup keran dengan rapat. Begitupula jika sedang mengisi tempat penampungan air, jangan sampai membiarkan air penuh lalu tumpah-tumpah begitu saja. Jadikan kebiasan ini sebagai salah satu cara menghemat air yang wajib Anda lakukan bersama keluarga.

3. Masak Air Secukupnya

Cara Menghemat Air Dengan Masak Air Secukupnya

Ketika Anda ingin menyeduh minuman hangat seperti teh, kopi atau memasak mie instan dan semacamnya, mungkin seringkali mengguankan air yang terlalu banyak tanpa memperhitungkan yang sebenernarnya dibutuhkan. Alhasil, air yang tersisa dibuang begitu saja. Mungkin ini langkah kecil yang sederhana, namun tidak ada salahnya untuk mencoba mengisi panci atau ketel air dengan secukupnya saja sesuai kebutuhan. Selain menghemat air, ini juga bisa menghemat listrik dan gas.

4. Mencuci Sekaligus dalam Jumlah Banyak

Cara Menghemat Air Dengan Mencuci sekaligus dalam jumlah banyak

Cara menghemat air berikutnya adalah mencuci pakaian dalam jumlah yang banyak sekaligus. Hindari mencuci baju dalam jumlah sedikit atau setiap hari, apalagi jika Anda menggunakan mesin cuci yang menghasilkan limbah air dan kemudian akan dibuang begitu saja. Ada baiknya untuk mengatasi ini, Anda mencuci pakaian secara berkala seperti 3 hari sekali saja. Tidak hanya persoalan menghemat air, Anda juga menghemat listrik. Oh iya, jika mesin cuci Anda telah dilengkapi fitur ramah lingkungan jangan lupa untuk mengaktifkannya ya, karena ini membuat mesin cuci tetap berfungsi meskipun menggunakan lebih sedikit air. Sebagai tips tambahan, Anda juga bisa lho menggunakan air bekas cuci pakaian untuk hal lain seperti membersihkan lantai kamar mandi atau mungkin mencuci sepeda anak.

5. Mengurangi Aktivitas Menyiram

Cara Menghemat Air Dengan Mengurangi Aktivitas Menyiram

Mengurangi beberapa aktivitas menyiram air di rumah juga menjadi salah satu cara menghemat air yang dapat Anda terapkan dengan mudah. Beberapa aktivitas tersebut misalnya mencuci kendaraaan, menyiram kloset di kamar mandi, dan tentu saja menyiram tanaman. Anda bisa memulainya dengan mengurangi intensitas mencuci mobil, minimal 1 atau 2 minggu sekali, bahkan bisa hanya ketika mobil kotor saja. Anda juga tidak perlu menyiram tanaman ketika hujan atau cara lainnya adalah menggunakan selang air bertekanan yang bisa menghemat hingga 80% penggunaan air.

Baca Juga : 10 Ide Desain Rumah Minimalis Type 45 yang Modern

6. Menggunakan Cairan Pencuci Piring Secukupnya

Cara Menghemat Air Dengan Menggunakan Cairan Pencuci Piring Secukupnya

Hal sederhana yang seringkali tidak diperhatikan adalah menggunakan cairan pencuci piring yang berlebihan sehingga menghasilkan banyak busa. Hal ini tentu membuat semakin banyak air yang diperlukan untuk membilasnya hingga bersih. Yuk Anda dapat mulai menghentikan kebiasaan tersebut mulai dari sekarang. Gunakan cairan pencuci piring secukupnya saja sesuai keperluan sehingga tidak akan berlebihan dalam hal pemakaian air bilasannya.

Tidak hanya berlaku untuk pencuci piring, namun juga cairan pembersih lainnya seperti deterjen juga dapat lebih bijak dalam menggunakannya. Selain itu, Anda juga bisa memilih menggunakan sabun bio-degradable berbahan organik agar air bekasnya masih dapat digunakan berulang setelah disaring.

7. Memperbaiki Segera Kebocoran

Cara Menghemat Air Dengan 
Memperbaiki Segera Kebocoran

Jika Anda melihat terdapat pipa yang bocor atau keran rusak di rumah Anda sehingga membuat air meneter, Anda tidak boleh mengabaikan begitu saja. Segera memperbaiki kebocoran tersebut karena jika tidak tentu saja membuat air menjadi terbuang sia-sia. Jika terpaksa belum bisa Anda perbaiki, maka tampunglah air yang bocor tersebut dan Anda bisa menggunakannya untuk keperluan lain.

8. Membuat Lubang Biopori

Cara Menghemat Air Dengan Membuat Lubang Biopori

Cara menghemat air yang paling efektif berikutnya adalah mulai dengan membuat lubang biopori. Biopori ini berbentuk lubang silinder yang dimasukkan ke dalam tanah sebagai tempat resapan air. Semakin banyak sumber air tanah, maka suplai air bersih di rumah Anda akan semakin terjaga dengan baik. Langkah pembuatannya pun terbilang mudah, cukup membuat lubang berdiameter 10-15 cm dengan panjang ke dalam tanah 100-120 cm di area halaman rumah. Kemudian, isi lubang tersebut dengan sampah organik seperti daun kering. Biarkan saja hingga air hujan akan mengisi lubang-lubang tersebut lalu meresap ke tanah. Demikian beberapa cara menghemat air yang dapat Anda lakukan bersama keluarga di rumah. Dengan menghemat air, Anda sudah turut berperan aktif dalam menyelamatan lingkungan dan bumi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *